Kamis, 17 Mei 2012

18 Mei 2012
aku tak tahu apa yang terjadi dalam diriku, perlahan diriku yang dulu menghilang. aku sekarang menemui diriku sbagai entitas yang selalu mengedepankan fungsi otak. Namun akhir-akhir ini aku merasa kering dan tak tahu arah. sering kali aku tak lagi mampu memaksa diriku sendiri untuk bangkit dan melawan nafsu yang melenakan.
ku kira Tuhan telah menegurku, bahwa ternyata untuk mengatur hawa nafsu ini manusia perlu mensosokkan entitas yang tak terbatas.
kemarin nggak tahu kenapa. aku seharian mengaji beberapa kali. ternyata itu membuat hatiku tenang dan pula aku lebih konsentrasi mengerjakan skripsi. aku jadi teringat dengan apa yang diwejangkan oleh ayahku untuk membaca alfatihah setiap habis sholat isya'. tapi sayangnya aku tidak pernah menjalankannya.
aku menempatkan diri ini seolah dalam perjalanan yang sangat jauh, perjalanan mencari Tuhan, perjalanan mencari How am I, dan menjawa pertanyaan what will you do in the wolrd? apakah hanya menjalani rutinitas bekerja, hasilnya untuk makan, lalu dikeluarkan? lalu tidur? jika hanya demikian mungkin hidup kita akan membosankan.