Jumat, 08 Maret 2013


Tetap Perempuan
Mereka anggap perempuan itu lemah.
Realita,...banyak beban yang diembankan di pundakmu.
Mereka kata perempuan itu harus lembut.
Realita,...dunia yang harus kau jalani begitu keras.
Mereka inginkan perempuan itu harus indah.
Realita,...mereka sendiri suka merusak keindahan.
Tak harus kau jadi lemah.
Jika realita, lemah adalah alasan menjadi obyek penganiayaan.
Tak apa bila kau lembut.
Selama itu menjadi simbol ketentraman.
Namun realita,..menjadikanmu anti dengan pemberontakan.
Tak apa jika memang kau indah.
Maka jagalah, jangan biarkan itu menjadikanmu komoditas.
Tak  mengapa jika kau memang lemah, lembut dan indah.
Tak mengapa jika kau tak inginkan lemah, lembut dan indah.
Karena kau tetap perempuan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar